Sabtu, 12 Mei 2012

KISAH POHON KURMA MENANGIS

✿Bismillahir rohmaanir rohiim.. ✿

✿Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuuh.. ✿


★══════════★★══════════★
****Kisah Pohon Kurma Menangis****
★══════════★★══════════★


Saudarku fillah, pernahkah saudara mendengar kisah pohon kurma yang menangis ini terjadi di zaman Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wasallam, mengapa sampai pohon ini menangis? Kisahnya begini......

“Jabir bin Abdillah -radhiyallahu ‘anhu-berkata: “Adalah dahulu Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam berdiri (berkhutbah) di atas sebatang kurma, maka tatkala diletakkan mimbar baginya, kami mendengar sebuah suara seperti suara unta dari pohon kurma tersebut hingga Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam turun kemudian beliau meletakkan tangannya di atas batang pohon kurma tersebut” .[HR.Al-Bukhariy dalam Shohih-nya (876)]

Ibnu Umar-radhiyallahu ‘anhu- berkata,

“Dulu Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhuthbah pada batang kurma. Tatkala beliau telah membuat mimbar, maka beliau berpindah ke mimbar itu.

Batang korma itu pun merintih. Maka Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam mendatanginya sambil mengeluskan tangannya pada batang korma itu (untuk menenangkannya)”. [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (3390), dan At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (505).

Rasulullah sallallahu wa alaihi`wa sallam berkata pada pohon kurma itu: “Jika engkau mau, aku akan jadikan engkau dinding masjid ini, akarmu tumbuh lagi, tubuhmu hidup lagi dan engkau berbuah lagi. Atau jika engkau mau, engkau aku tanam di surga, supaya para wali Allah dapat memakan buah buahmu.”

Batang kurma itu menjawab: “Saya memilih untuk ditanam di surga sehingga wali wali Allah dapat memakan buahku dan saya berada di tempat di dalamnya saya kekal.”

Goncangan tanah dan suara rintihan pun berhenti. Rasulullah sallallahu wa alaihi`wa sallam kemudian kembali pada mimbar dan menyampaikan kejadian tersebut kepada para sahabatnya.

Rasulullah sallallahu wa alaihi`wa sallam berkata: “Ia (pohon korma) memilih negeri yang kekal dibandingkan negeri yang fana!”

Subhanallah, betapa cintanya pohon korma kepada Nabiullah, hingga ia tak ingin jauh dari Rasulullah, lalu bagaimana dengan diri kita?

Saya sendiri belum dapat membuktikan kecintaan dan kerinduan kepada Al-Mushthafa Muhammad sallallahu wa alaihi`wa sallam baru sebatas ucapan dan catatan-catatan. Maafkan aku ya Rasulullah sallallahu wa alaihi`wa sallam ….
Ya Rasulullah…. Ya Imamurrohmah
Ya wajihan indallah… isyfa’lana indallah..

✿ ♥♥°•☆ ♥♥ ✿CINTA BUAT MUSLIMAH✿ ♥♥°•☆ ♥♥ ✿

Tidak ada komentar:

Posting Komentar