Minggu, 05 Agustus 2012

Sebuah Renungan akan keyakinan diri








Sebuah kapal dibuat untuk berada di tengah lautan dan bukan hanya diam di dermaga.

Demikian juga manusia diciptakan untuk mengarungi kehidupan dan bukan berdiam dan menunggu kehidupan ini berakhir.

Di dalam mengarungi kehidupan akan banyak ombak dan mungkin badai yang akan dihadapi, tapi itulah seni dari kehidupan. Teruslah kembangkan layar dan nikmati perjalanan kita hingga sampai ke tujuan.

Di dalam kehidupan jangan takut jatuh dan salah, setiap kesalahan yang pernah kita lakukan adalah bagian dari proses pembentukan kepribadian. Jangan selalu menyesali semua kesalahan, tapi jangan ulangi kesalahan. Sesalilah jika semua itu tidak berdampak adanya perubahan.

Mendung diciptakan bukan untuk membuat langit gelap, tapi ia hadir untuk memberi kabar gembira akan sejuknya air hujan yang akan turun.

Luka bukan hanya semata untuk membuat kita tersiksa, tapi ia tercipta, agar kita tersadar bahwa kita hanyalah manusia biasa.

Genggam teguh keyakinan, jangan pernah dilepaskan. Indahnya kehidupan bukan terletak dari banyaknya harta maupun kesenangan, tapi terletak pada hubungan
kita dengan Sang Khalik,  sehingga kita senantiasa  bersyukur untuk satu perkara… Bahwa Allah itu Maha baik. Bahwasanya Allah selalu ada dalam kondisi apapun diri kita.

1 komentar: